Tampilkan postingan dengan label Jejak Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jejak Islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Oktober 2012

MENEMUKAN PERSAHABATAN KARENA ALLAH


Perjalanan umroh romadhan yang mendatangkan persahabatan beda umur yang sangat jauh kejadian ini nyata pada tahun 1432 H. Rombongan umroh dari indonesia lumanyan banyak ada tiga tahap yang datang dalam trevel yang sama pertama kemedina karena di mekah penuh rombongan ini tertahan di medina sampai rombongan yang 3 sampai medina tiba-tiba yang di mekah kosong dan rombongan 3 harus segera ikut bersama-sama ke mekah karena tempatnya bisa diambil rombongan lain terpaksa rombongan 3 cuman 1,5 hari di medina dan menuju mekah.

Dalam rombongan ini orangnya macam-macam dari yang ibadahnya benar sampai orang-orang yang suka menambah-nambah yang tidak ada sunnahnya, dan banyak juga yang suami istri serta anak beranak jumlahnya juga lumanya banyak ≠ 60 orang. Disini banyak ceritanya ada yang mengaku sunnah tapi mulutnya sangat tajam dan keluar kata-kata kasar dan kotor karena cobaan yang mereka yakin dari trevel, lupa mereka ada tadir yang tidak dapat dihindari disini.

Rombongan pun pulangnya ada lima tahap sesuai perjanjian masing-masing dengan trevelnya sampai hanya tinggal 20 orang dengan ujian yang berat tapi disini mulai kebersamaan. Setelah masalah dapat ditangani dan semuanya sibuk ke mesjid tidak ada banyak cerita ibadah dan ibadah yang di tingkatkan.

Ada anak gadis yang suka melihat ibu dan anak jarang berbicara. anaknya celananya katung dan ibunya bercadar, tapi dia juga takut karena tidak perna komunikasi dengan mereka. sampai suatu saat kebersamaan tercipta karena cobaan yang besar ternyata ibu dan anak itu tidak seseram yang di bayangkan anak gadis ini mereka juga dapat becanda lucu tanpa menyakiti yang di goda malahan jadi seperti keluarga. Rasa aman dekat dengan ibu dan anak ini dirasakan si anak gadis karena mereka membantu dengan tulus dan tidak ada unsur riya/pamer semua karena Allah.

Ibu dan anak itu suka becanda kepada semua yang ada dan berubahlah pikiran orang-orang bahwa mereka sangat kaku, sudah timbul dipikiran mereka mereka jarang bicara karena sibuk ibadah. Anak gadis ini sering jadi sasaran becandaan. Sampai keluar kata-kata dari si ibu nanti pulang ketanah air nyarin ibu terus deh. Kalimat itu di jabah Allah dia setiap lihat wanita bercadar teringat si ibu dan gadis ini selalu merasa rindu. jadi sering telp-telponan dan akhirnya mereka tinggal satu kota dan anak gadis ini suka dengar saran si ibu untuk berubah lebih baik sesuai Al-quran dan sunnah. Persahabatan yang indah walau beda umur yang sangat jauh karena kasih itu datang dari Allah dan untuk kebaikan akhirat jadilah persahabatan yang indah semoga selamanya. aamiin.

<===(ADA TAMU TAK DIUNDANG)===>

Jumat, 20 April 2012

ASSALAMUALAYKUM WARAHMWTAULLAH WABARAKATUH

Sudah banyak nasehat yang ummi berikan sama walady tapi mungkin ingin coba-coba dan sok tahunya, akan menjerumuskan dirimu sendiri, tidak mudah kembali dari lobang yang telah engkau buat sendiri sudah berulang-ulang ummi menambalnya tetapi selalu walad buka sampai darah telah mengalir, tidak tahu kapan berhenti mengalirnya.

Do’a selalu pada Allah, ummi panjatkan. Do’a kesalamatan dan ampunan untukmu walady, tak lupa selalu mendo’alakamu jadi anak sholeh. Air mata ini selalu berlinang demi kebaikanmu, ummi selalu berusaha keras semoga Allah mengabulkannya.

Badan ini sudah tambah kurus dan sudah mulai keriput, ubanpun mulai muncul dan penyakit yang dibawa dari dulu tambah parah tapi demi engkau walady, ummi kuatkan, langkah-langkah ini agar terlihat kokoh.

Ummimu yang penyakitan tapi selalu tegar dalam lukanya hanya Allah yang tahu betapa hatinya hancur dan berusaha dibagun lagi biar kokoh.

Hari ini Ju’at 21 Jumadil Ula (13 April 2012) seorang walad dari sahabat ummi meninggal  dan dia sahabatmu walady, Nak D (semoga Allah mengampunimu walad) orangnya gemuk, ceria, dan sehat Allah memanggilnya sedang abinya di daerah yang sangat jauh dan tidak dapat melihat wajah waladnya lagi selamanya sejak sebulan yang lalu pertemuan terakhir mereka sebelum kedaerah itu. Kembali kerumah abinya sore ba’da asar dan tadi walad telah  habis di kebumikan ba’da Jum’at betapa hancurnya hati seorang abi. Ummi melihat dengan hati yang sangat hancur, dihati ummi siapkah kalau Allah Azza wa Jalla memanggilmu, kuatkah ummimu ini? Hanya Allah yang tahu jawabahannya.

Penyakin yang walady sandang yang sewaktu-waktu bisa dipanggil oleh Nya, apa yang sudah engkau siapkan walady? Sahabatmu telah pergi untuk selama-lamanya menghadap Allah. Bekalmu sudah cukup walady untuk kesana? Melihat jasad walad hati ini menjerit apa yang walady ana lakukan demi akhirat walady?

Pada waktu yang bersamaan hati ini juga tergoncang umminya seorang sahabat dipanggil Allah telah tebujur kaku tidak ada yang tahu karena tinggal sendiri itupun ditemukan cucunya. Terpikir oleh ummi, walady kalau nasib ummi sama dengannya meninggal tidak ada yang tahu sudah kaku baru ditemukan dan engkau jauh disana tanpa menunggumu walady jasad ummipun di kebumikan, berarti kita beda alam.

Siapa yang medo’akan ummi? Siapa yang menolong ummi (memberi syafaat atas ijin Allah)? Berharap walady satu-satunya, tapi apa mungkin? Hati ini menanggis terus semoga Allah memberi yang terbaik.

Ummi mu ini lagi berusaha jadi orang yang lebih baik, semoga berhasil (harap kepada Allah). Mudah-mudahan cerita ini dapat walady ambil pelajaran berharga. Kelakuan yang jelek tinggalkan ingat kematian membayang-bayangi selalu. Selama ini maafkanlah ummimu dengan segala kesalahannya. Cinta ummimu ini karena Allah semata.

23 Jumadil Ula 1433

Hari ini selalu berfikir apa yang akan kau buat walady, sepeninggalan ummimu?
Hari-hari sakit ummi selalu berfikir sampai kapan ummi hidup? Allah yang tahu
Dengan kelakuan walady yang meresahan hati sampai tidak tahu lagi apa yang akan ummi buat? Kupasrahkan sana Allah semuanya.

Hari demi hari tubuh ini makin tidak kuat untuk menopang diri ummi sendiri, tapi ummi kuatkan semampu ummi sampai saat Allah memanggil ummi. Setiap lihat kematian rasanya ummi tinggal tunggu giliran.

Ummi tahu, ummi bukan ummi yang terbaik di mata walady, Ummi banyak kekurangannya, dan tidak ada yang suka pada ummi termasuk walady (terasing dan merasa terasing). Ummi hanya berharap belas kasih Allah terlalu banyak kecewa dengan orang. (ujian Allah yang harus ummi jalankan)

Kalau banyak salah dalam membimbingmu ummi minta maaf yang sedalam-dalamnya, semoga Allah mengampuninya. Ya Allah kutitip walady yang Kau titipkan pada ana, kepada Mu kembali ya Allah karena Ana tidak bisa sebaik yang Engakau buat.

Cinta ini ke orang tua anapun hanya karena Engkau, Cinta ini kepada waladypun karena Engkau ya Allah, Cinta ini ke saudarapu karena Engakau ya Allah begitu juga dengan cinta-cinta yang lain semuanya kerena engkau ya Rabb. Hati ini tidak ingin ada illah-illah yang lain dan tidak ingin ada cinta yang memduakanMu.

Akhir kata ummi berbicara di tulisan ini pikirkanlah sebelum berbuat baik-buruknya dengan dasar yang benar bukan dengan nafsu yang lainya sandarkan dirimu walady ke Al-Quran dan sunnah sesuasi pemahaman salafus sholeh, agar engkau selamat dunia, akhirat. Amalan di dunia ini menentukan tempat mana yang akan diraih. Jangan mau di kuasai setan, setan yang berujud manusia, setan yang ada dalam darah kita semua berlindunglah pada Allah Azza wa Jalla semata.



Catatan : Ini kisah nyata yang ana ambil semoga dapat di ambil, semoga bermanfaat buat semua, bukan ada niat ana membeberkan kejelekan sebuah keluarga,
Bekasi-Jakarta-Solo

Rabu, 11 April 2012

PENGAKUAN SEORANG ANAK KEPADA UMMINYA




Percakapan anak dengan ummi (ibu angkatnya) dengan cerita-cerita dan saling berbagi ilmu ada cerita yang menarik yang dapat diambil manfaat dari cerita ini. Qadarlullah untuk mendapatkan jalan menuju syariat dengan segala jalan, semoga semua kesalahan diampunkan dan melangkah kedepan lebih baik.

Percakapannya :



A: “Alhamdulillah akhr'a bisa juga Ana sering silang pndpt sm ibu dan kk tp plg ana cm bisa diam Paling ana kena sindiran aja dr mrka Apalgi ana sgt br sekali bljr islam"

U : “ana juga belum lama”

A : “Jujur ana ngaji dulu cuma waktu sd pas smp ana ga pernah ngaji laga sampe ana kerja”

U : “cuman ana tdak mau diam dulu awal2nya, sampai ada ketakutan tidur, karena ilmunya belum belajar, maklum belajar di umur mulai senja. iya kita usaha mendalami agama dengan serius, sekarang bacanya lagi kurang semoga bisa lagi cari ilmu dan dimudahkan oleh Allah” (fisik tidak sehat)

A : “Alhamdulillah Allah masih memberi hidayah untuk qt semua, Amiin, Um tw ga pertma kali ana ngaji”

U : “kenapa?”

A: “Dulu ana sgt jahil, benar2 jahil”

U : “ Lanjutkan ceritanya”

A : “Ana suka main, gaul'a juga sama cwo trus ana juga pacaran, Tapi ana pacaran'a ga sampe parah, Paling jalan makan breng, sampe 3bln kami pacaran dan udah mulai serius”

U : diam menyimak

A : “Tiba2 pacar ana nyuruh ana ngaji di majelis ta'lim, td'a ana ga mw tapi akhir'a nurut. Wakut itu ana belum karena Allah tapi karena cinta, Astaghfirullah. Keluarga ana juga udah tw hub ana degan'a dan mulai merestui,, karena dia seorg ikhwan, Trus tanpa ada sebab dan akibat tiba2 ana diputusin um,"

U: “terus?”

A: “tapi dia tetap kekeh putusin ana, dia bilang cara qt salah, kalau mau nikah harus ta'aruf bukan pacran. Yaudah degan berat hati qt putus, walaupun dulu ana ga rela”

U: mendengar dengan baik

A: “Padahal ana dulu udah mulai nyoba beli gamis, disitu tiap malam ana nangis um,,ana belum ngerti degan jawaban dia yang kaya gitu. Padahal ana udah nurut tapi tetep ditinggalin.“

U : sambil membelai kepala dengan lembut

A : “Nah pas ana lagi nangis pas kebetulan malam jum'at, entah kekuatan apa tiba2 ana diberi kesadaran, Subhanallah seperti hidayah Allah masuk dalam hati ana”

U : sambil menyelus menyabarkan. Dalam hati mengucapkan Alhamdulillah

A : “Ana kayak punya kekuatan tersendri um, perasaan yang tid'a galau, sakit hati hilang semua”

U: “alhmadulillah”

A: “Alhamdulillah ana ikut ta'lim dari situ ana belajar islam, yang tad'a ana ngaji pake celana b”ahan sama kaos panjang”

U : “sudah ceritanya?” (lama terdiam)

A : “2x pertemuan ana sudah pake gamis + kaos kaki

U : ”yab” (mendengarkan dengan teharu)

A : “Lanjt ya um”

U : “silahkan Say”

A : “Alhamdulillah asbab pcrn ana dpt hidayah. Ana sekarag sudah ga ingat lagi sama dia yang ana cari cuma keridhoan Allah

U : ~_~

A : “Ana malahan berjanji tidak akan pacaran lagi walau degan embel2 islami. Ana yakin degan janji Allah, wanita yang baik untuk laki2 yang baik, maka'a ana ingin memperbaiki diri supaya mendapat yang terbaik dari Nya. Sudah um, pegelngetik Itu pengalaman ana um Itu terjdi setahun yg lalu

U : “nah ummi sudah mendengarkan tidak perlu komentar, karena sudah tau apa yang dilakuan, nah sekarang kita siap2 bobok ya.”

A : “ya um”

U : “sudah mulai mengantuk. Insya Allah pengamamanmu ini dapatina jadikan pelajaran yang berharga. tunggu tanggal mainya”

A : “Iya um, Bimbing ana ya ummi”

U : “insya Allah, tugas seorang ibu menjadi pendengar yang baik kalau si anak bercerita, dan mencarikan penyelesaiannya, serta membimbingnya, selalu kejalan yang haq, semoga ina dapat jadi ummi yang baik buatmu nak”
A : “Ummi ana jadi sedih. Ingin peluk ummi”

U : senyum ina mengembang ~_~ dan merentangkan tangan <===!!===> menyambutmu.

A : “Makasih ya ummi,, ana tambah semangat”

U : “jazakumullah khair, barakallahu fiik”

A : “Alhamdulillah ana dikenaLkan dgn ummi. Waiyya barakallah”

U : “alhamdulillah.      ummi yang menyeramkan ini masih ada yang mau jadi anaknya”

A :“Sungguh suatu kebahagiaan buwat ana Ummi”

U : “la hau la walaquawata illah billah”

A : “Alhamdulillah”

U : ~_~

A : ^_~  “Ywdh ummi udah malam sambung besok lagi ya”

U : “iya sudah mulai mengatuk”

A : “Ummi harus istirahat”


Singkat ceritanya seperti itu. Ini dapat kita petik pelajaran yang berharga tanpa hidayah dari Allah dan kita pun mau menjemputnya tidak mungkin hati kita mau mengikutinya. Karena Allah Azza wa Jalla yang membolak balikkan hati. Semoga kita selalu dalam istiqomah menjalankan Perintah-perintah Allah beserta rasullnya dan meninggalkan syirik karena Allah tidak mengapuni dosa syirik.

Karena itulah ada yang berkata, "sesungguhnya dasar seluruh gerakan adalah cinta. Cinta merupakan dasar amal. Syirik dalam cinta berarti merupakan syirik kepada Allah".

Ibnu Qayyim Rahimahullah berkata " Segala sesuatu yang berjalan berdasarkan cinta. Sebagi misalnya, engkau tidak bergerak menghampiri sesuatu, melainkan karena engkau mencintainya, termasukpula sesuap makanan, engkau tidak menyantapnya melainkan kerena engkau mencintainya."

Sabtu, 18 Februari 2012

ALLAH MAHA PEMBOLAK BALIK HATI


بسم الله الرحمن الرحيم


Subhaanallaah....
Maha Suci Allah Dzat Pembolak Balik Hati....
Bahwa Allah menguji pada setiap hamba-Nya, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.
Hari yang indah saat bercakap dengan kawan....


"Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....Rindu enggak denger khabarnya..."

"Wa'alaikumussalam Warahmatullai Wabarakatuh.....wah ana jarang buka fb ukht, paling buka liat inbox aja, rindu juga kayaknya lama gak ada khabar ya ukht....sehatkan kan ukht....?

"Alhamdulillah ana punya kabar baik, mudah-mudahan ikutan senang. Liburan kemaren kami pulang ke Medan dan Alhamdulillah keluarga telah menerima ana pakai cadar"

"Alhamdulillah senangnya ukht. susah memang meyakinkan keluarga, anapun begitu, mudah-mudahan jurus muka tembok and cuek ana bisa ana gunakan. Mudah-mudahan keluarga ukhti yang lainnya bisa cepat menerima, itun suatu kebahagiaan ya ukht"

"Alhamdulillah keluarga, intinya mama tersayang sudah menerimanya dan tak protes sama sekali, Allah dengan mudah membolak-balikan hati,  ana sangat bersyukur sekali dan sekarang tidak ada acara lagi buka pasang cadar. Puji syukur yang tidak terhingga"

"Alamdulillah ukht, Hidayah Allah telah menghampirinya. Tidak ada yang mustahil bagi Allah, yang tentunya berkat doa-doanya ukht, semoga tetap istiqamah ya ukht"

"InsyaAllah bantu dg doa ya ukhti, semoga kebahagiaan yang ana bagi ke ukhti walau cuma cerita dapat membuat ukhti senang dan keluarga juga dengan mudah menerima dakwah yang haq ini"

"InsyaAllah ana merasakan kebahagiaan ukhti, dan ana berharap keluarga anapun demikian, saling mendoakan ya ukht"

"Iya lumayan 4 tahun berfikir untuk itu dan sejak agustus tidak dibuka cadarnya dan kucing-kucingan dengan keluarga, Alhamdulilla mereka lihat dan kalimat yang keluarpun tidak menyakitkan. Yakin Allah membantu itu membuat senang. Ada cobaan lain tapi ana pasrahkan diri pada Allah. Kedalaman Tauid ini penting dan sangat menolong dalam semua kejadian, jadi tenang, semoga Allah memudahkan kita menegakkan sunnah di keluarga"

"AAmien Yaa Rabb"
"senyum"
"senyum"


Tak bisa berkata apa-apa, terharu juga senang , sahabatku di mudahkan Allah dalam menggapai harapannya.
Semoga Allah menetapkan kita ....mengistiqamahkan kita di Jalan Yang di Ridhai-Nya...(Aamien Yaa Rabb)

اللهم ثبت قلبي على دينك
"Wahai dzat pembolak balik hati,  tetapkanlah hati kepada Agama-Mu"
Maka jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu, dan jagalah Allah niscaya engkau mendapatkan-Nya dihadapanmu.
ومن يتق الله يجعل له من امره يسرا
"barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya " (At-Thalaq:4)
Imam Al-Bukhari telah meriwayatkan dari hadits yang bersumber dari Anas Bin Malik Radhiyallahu 'anhu, Ia bertutur, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaii Wasallam bersabda: Allah Subhanahu Wata'ala berfirman;
"اذا تقرب العبد الى شيبرا تقربت اليه ذراعا, واذا تقرب الي ذراعا تقربت اليه با,واذا اناني بمشي آتيته هروله
"Apabila seorang Hambaku mendekatkan diri kepadaKu sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta, dan apabila ia mendekatkan diri kepada-Ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa, dan apabila ia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka aku datang kepadanya berjalan dengan cepat". ( Shahih Bukhari no 7405)
Demi Allah, sesungguhnya yang mempunyai perhatian besar kepada masalah agamanya, dan sadar dengan kelalaiannya dan berharap pada hari kiamat kelak termasuk orang-orang yang selamat, pasti ia akan bersungguh-sungguh sepenuh hati untuk mengetahui hal-hal apa saja yang dapat menyelamatkan hati dan terapi penyembuhannya disamping ia menghindari dan menjauhi segala hal yang dapat merusak atau membinasakannya.


Do'a ku selalu menyertaimu sahabatku tersayang....uhibbuki fillah....

KISAH INI DITULIS SAHABATKU Erine LaaTahzan EbtisamLilhayat

Senin, 30 Januari 2012

KISAH NYATA SEORANG UMMI


Seorang umahat melahirkan anak yang lucu dan sebelum dia mengandung bilang sama jauzinya bahwa dia tidak ingin di beri anak kalau anak itu tidak sholeh karena umahat ini tidak sanggup mempertanggung jawaban ke Allah.


Suatu hari dia diberi Anak keadaan mereka sangat sederhana. Jauzi tidak ada penghasilan sedangkan si umahat punya sedikit simpanan itulah untuk bertahan hidup mereka serta si umahat seorang wanita yang penyakitan, dia anak orang mampu tapi dia sanggup hidup sederhana hanya untuk mencari ridhonya Allah.

Seorang Ummi yang banyak melakukn kesalahan dia tidak sabaran pada awalnya dan banyak kelakuan buruk yang dia punya tapi dia selalu dari hari ke hari merubah dirinya agar lebih baik dan Allah ridho padanya.

Jauzinya di panggil Allah untuk selama-lamanya dengan tidak meninggalkan harta sedikitpun kecuali seorang anak yang dari bayinya sangat sopan dan baik, begitu abinya tidak ada si anak suka memukul umminya dan kadang umminyapun tidak sabar diapun dipukul balik, si ummi selalu berdo’a sama Allah agar bisa membimbing si anak jadi anak sholeh dan dia jadi ummi yang sholeh.

Suatu saat mereka pergi safar yang sangat jauh dan berusaha mendekatkan diri sama Allah mereka mendapat hidayah islam yang murni dan mulai memperbaiki sholat seperti rosulullah dan berusaha dikehidupan mereka untuk melaksanakan seperti perintah Allah Azza wa Jalla dan petunjuk rosulullah sesuai pemahaman shalafus sholeh.
Si ummi mulai tambah sabar dan lebih dekat lagi dengan Allah tapi cobaan itu menimpah si ummi si anak mulai mencuri untuk jajan si ummi tahu awalnya dia pakai kekeranan tapi dia juga mengenalkan akan adanya Allah pada si anak. Anaknya kembali normal dan sholeh lagi.

Hidup mereka terpisah sangat berat buat si ummi yang hidup sendirian sungguh dia sangat banyak cobaan dari difitnah orang sampai ada yang menipunya dia sangat sedih dan dia cuman cerita sama Allah dan ada beberapa orang yang tahu tapi bukan karena inin cerita tapi karena tidak sengaja tahu. Enam bulan awal si anak sangat baik.

Disinilah mulai kisah sangat memilukan buat si ummi dan memendam semua kesalahan si anak di hatinya sampai semua orang tahu anaknya sholeh padahal anak itu sangat banyak melakukan kesalahan yang sangat fatal yang membuat umminya tambah sakit dari-hari kehari tapi dia tidak perna mengeluh sama orang dia cuman menggadu sama Allah saja telah dua tahun anaknya tambah hari tambah nakal ada saja kelakuan yang dilakukannya yang membuat si ummi malu dan hidupnya sangat ketakutan suara-suara orang bercerita sangkin dia tidak ingin orang lain tahu, setiap lihat orang rasanya dia dak-dikduk ada kejadian apa lagi.

Riya, sombong, tamak, dan pembohong menjadi kelakuan si anak dan untuk mensukseskan ini si anak membohongi umminya dengan berbagai cara. Si ummi tahu dan selalu berdo’a sama Allah agar si anak dapat sadar. Dengan ingin si anak sadar si ummi membawanya safar lagi agar sianak dapat berubah disatu sisi si anak punya jiwa social yang tinggi tapi karena riya menguasainya makan datanglah mencurinya lagi dia sanggup mencuri uang umminya dengan jumlah cukup besar untuk membeli barang yang sebenarnya tidak penting tapi nafsu setan mempengaruhnya. Setelah dengar ceramah di radio si anak sadar dan minta maaf sungguh salut sama si ummi tidak marah dan dapat memaafkannya dan dia berdoa sama Allah agar sifat jelek anaknya/ tadir buruk diganti  Allah dengan tadir yang lebih baik dan berharap anaknya jadi sholeh.

Sayang sungguh sayang bukan kebaikan yang dia dapat tapi si anak tambah tidak perduli dengannya. Demi memuaskan nafsu sombongnya seluruh alat yang bagus punya umminya di bawak dan siummi tersiksa kehilangan barang yang sangat di butuhkan dan dia juga disiksa tidak bisa beli makanan dan sempat beberapa hari tidak makan penyakitnya kambuh tapi dia tetap merahasiakan kelakuan si anak dan si ummi tambah hari tambah dekat dengan Allah.

Ummi yang sabar walau air matanya selalu menetes dan hatinya selalu menagis dia merahasiakan semua kelakuan si anak. Sampai suatu malam dia sangat sedih sianak mencuri uang amah orang kepada anaknya. Dia menangis berhari-hari mengadu sama Allah dan meminta kekuatan dan ketabahan dengan cobaan ini walau hatinya sangat terluka dan kerkoyak-koyak.

Kelakuan baru lagi di buat si anak ada barang yang bukan barangnya tapi ada ditangannya sedangkan ini sudah di wanti-wanti umminya agar tidak melakukan hal itu tapi dengan sumpah pakai nama Allah dengan dia jual sangat murah untuk menipu si umminya, umminya kehilangan akal dan merasa sangat tidak berguna menjadi seorang umahat yang gagal hatinya sangat hancur dan dia tidak tahu langkah apa yang dia harus ambil agar sianak jadi anak sholeh.

Hatinya menagis sedih, hatinya luka yang sangat dalam rasanya dia tidak ingin tahu kejadian ini dan saat ini dia tidak tahu langka apa yang dia harus ambil agar si anak tobat melakukannya. Rasanya dia ingin bumi menelannya agar masalah ini tidak dia tahu ternyata Allah berkata lain harus dia hadapi, dia cuman bisa menangis bercerita sama Allah air matanya terus mengalir dia ingin anaknya jadi anak sholeh dari muda agar di akhirat nanti anaknya selamat cita-cita yang sangat indah dari seorang tua yang hidup sendiri membesarkan anak.

Ada beberapa opsi yang akan dia pikirkan apakah kelakuan si anak dibeberkan dengan keluarga agar sianak jerah melakukan itu dengan sangat-sangat terpaksa aib yang selama ini disimpannya harus dia beberkan dengan membuat si ummi ini sangat malu dengan keluarga dan dia ummi yang gagal mendidik anak, padahal si ummi tambah hari tambah sholeh dan lebih sabar dengan semua yang menimpahnya. Air matanya selalu mengalir dan meminta kebaikan ke pada Allah saja agar sianak berubah.

Yang ke dua dia akan ceritakan ini semua kepada yang dititip pengajaran agar semua aib itu terbuka dan sianak jadi baik tapi si ummi tidak dapat tegakkan kepala sangkin malunya dengan kelakuan di anak dan dia tidak dapat memandang orang lain karena merasa dia ditunjuk dan dituding seorang ummi yang gagal mendidik anak yang cuman satu menjadi sholeh.

Kasian si ummi mau memdiamkan masalah ini si ummi sudah tidak kuat melihat kelakuan sianak. Dia berharap Allah kasih jalan keluar yang terbaik agar dia bisa menegakkan kepalanya untuk memandang orang lain. Hatinya luka yang sangat dalam dia merasa sangat hancur. Merasa tidak memiliki siapa-siapa selaian Allah, siummi juga merasa dia juga tidak lama lagi di dunia ini untuk mendampingi si anaknya yang dia sangagi karena Allah. Penyakitnya sudah kambuh tapi dia tahankan dan belajar kuat agar orang lain tidak tahu. Dan dia mulai merasakan kenak serangan jantung tapi dia juga sudah tidak ingin keluarganya tahu lagi dia hanya memasrakan dirinya pada Allah. Semoga si ummi tidak putus asa dengan ini karena dia di ambang kehancuran yang amat dasyat. Semoga Allah menyelamatkannya dengan usaha keras siummi merubah dirinya jadi orang sholeh dengan banyak belajar dan merubah dirinya menadi yang lebih baik.

“Biarlah asal Allah sayang hamba dan meridhoi hamba” itu perkataan seorang ummi yang hatinya sangat luka matanya selalu berkaca-kaca karena kelakuan anaknya.

Si ummi ingin sekali kasih si anak ke keluarga jauzinya  agar si anak sadar biarlah si ummi berkorban tidak ketemu selamanya asal si anak sholeh sampai dia pergi di panggil menghadap Allah.

Hari-hari yang ditunggu tiba si ummi akan menyerahkan anaknya dengan do’a sama Allah tentang kebaikan anaknya. Semoga si ummi berhasil membuat anaknya masuk kedalam surganya Allah dengan pengorbanan yang begitu besar.

Perjuangan seorang ummi untuk mengegakkan syariat sangatlah sulit padahal si ummi itu berharap anaknya dapat membantunya dalam membela agamanya Allah Azza wa Jalla di keluarga besarnya yang jumlahnya sangat-sangat banyak tapi sayang si ummi itu cuman bisa menutupi aib anaknya dan berjuang sendiri. Semoga Allah selalu merahmatinya dan memberinya hidayah.


Medan 8 Rabbiul Awal 1433 H


Semangat buat ana dan dapat jadi pelajaran buat para orang tua.